Friday, August 17, 2018

A Love For Possessive KeTos


A Love for Possessive KeTos
I Love you and i'll to fix you
***

"Woy!gurunya gak ada!"
Satu pemberitahuan yang membuat sebagian besar siswa didalam kelasku tersenyum tenang karena tugas yang belum dikerjakan,bahkan tak sedikit yang berucap syukur,contoh yang tidak baik memang.
"Nar oy!"panggil Zayn yang membuatku harus menatap wajahnya yang sungguh benar benar membuatku malas
"Hem?"sahutku malas
"Bolos kuy!"ajaknya dan seketika kelasku menjadi hening dan semua mata memandang kearah kami,aku Zayn,Jamal,Harry dan Azizah teman sebangku-ku
"Wiih boleh tuh,jam terakhir ini!"sahut Jamal
"Gue sih ikut aja!"ujar Harry
"Yaudah yuk!"pekik Azizah yang sudah siap dengan tasnya
Dia memang sedikit aneh,nama dan tingkahnya benar benar tidak sinkron sama sekali,amat sangat bertolak belakang.Azizah nama yang sangat agamis tapi ya begitulah bolos aja masih suka.
"Yaudah ngapain pada melongo,ayo!"ucapku yang akhirnya menyetujui ajakan mereka
Baru saja aku maju selangkah,tapi Zayn malah menarik tasku.
"Lu gak takut ketauan sama Kenzo?"
DAMN it!
Aku melupakan satu hal,jika tadi aku bilang bahwa aku sangat malas memandang wajah Zayn,kali ini aku ralat,karena Kenzo lebih membuatku malas.Dia kekasihku,hanya status bagiku itupun karena keputusan dia yang dengan sialnya berhasil menjebaku.
Aku Keynara Mikaela,kekasih dari seorang Diktator dengan segala perintah otoriternya dan dia adalah Kenzo Adinatha yang dengan kampretnya menjebaku.
Flashback
"Do you want to be mine?"ucapnya yang sama sekali tak pernah terbayangkan olehku
Seseorang yang sangat membenci sifat serta tingkah lakuku tapi dia ingin aku menjadi miliknya?oh ayolah,KITA BERBEDA!
"Ekhem!"dehemnya menyadarkanku
"Sorry gue gak mau!"tolaku saat itu juga
"Kamu taukan yang aku tanyain?"ucapnya dan aku mengangguk serta mengangkat bahu acuh
"Tau"
"Apa?"tanyanya
"Do you want to be mine"
Dia mengulas sebuah senyum yang sialan manisnya.
"Yeah i want!sekarang kita jadian!"ucapnya membuatku benar benar tidak percaya,ternyata dia menjebaku.
"Gue gak--
"Mulai sekarang kamu harus nurutin semua apa yang aku ucapin,dan berhenti main bareng dia!"tekannya menunjuk seseorang yang berada cukup jauh dibelakangku,dan itu adalah sahabatku.
Itulah alasanku menjadi kekasih seorang Kenzo dengan wajah yang hampir sempurna untuk wanita,tapi tidak untuku,ayolah aku sangat lelah dengan ketidak bebasan darinya.
"Eleh malah bengong,Lo gak takut dihukum sama Kenzo?"tanya Zayn ulang
"Bodo amatlah kuy!"ucapku acuh
"Hey kalian mau kemana?"tanya Tasya yang merupakan wakil ketua murid dikelasku dan Zaynlah Ketuanya.
"Mau baliklah!"jawab Jamal santai
Tasya berdiri dari duduknya kemudian berdiri tepat dihadapan Zayn yang tengah berada disampingku.
"Zayn lo itu KM-nya,apaansih kok pulang?kan belum waktunya!"kesal Tasya pada Zayn yang sudah gagal menjadi Ketua Murid baginya,tapi bagiku dia sudah berhasil.
"Heh malih gue emang KM-nya tapi itu semua karena lu pada kagak mau jadi Ketua Murid,paham lu!"sahut Zayn kemudian berlalu meninggalkan Tasya yang masih kesal
"Duluan yah semua!"pamitku melambaikan tangan pada murid murid teladan yang masih setia dengan pensil mereka
"Wait bro,gerbang depan masih dikunci oy!"ucap Harry mengingatkan
Zayn menyandarkan tubuhnya pada pegangan tangga karena kelas kami berada dilantai dua.
"Emang biasanya kita kalo bolos suka jalan depan gitu?nggaklah banguus"geram Jamal
"Hehe sorry khilaf gue!"
"Jing berisik banget lupada!"sahut Zayn dan aku hanya memperhatikan mereka saja
"Eh gak boleh ngomong kasar gak baik!"ucap Azizah mengingatkan dan itu berhasil membuatku tertawa
"Zah ya ampun,kelakuan lo aja lebih dari omongan kasar, apa gak pamali tuh tingkah!"ujarku yang benar benar tak habis pikir
"Ayo ah lama banget,mau bolos aja ribet!"kesalku yang langsung berjalan keujung kelas
"Okay,kita manfaatin nih pohon nangka!"ucapku kemudian menatap keempat teman temanku
"Lo serius?"tanya Jamal
Aku mengangguk pasti,"okay,gue dulu yang naik tapi pas gue udah dibawah lo semua langsung nyusul!"setelah itu aku langsung melemparkan tasku kebawah
Dengan hati hati aku langsung menaiki pembatas kelas dan meraih dahan pohon nangka tersebut.
"Lu nyusul yah awas kalo nggak!"ucapku sebelum menuruni pohon nangka tersebut dengan perlahan
HAP!
"Syukurlah,selamat juga!oy ayo cepetan!"ucapku yang sudah sampai dibawah dan untuk bolos hanya tinggal melompat dari atas tanah yang tidak terlalu tinggi ini kemudian berhasil pergi dari penjara yang indah ini.
Bukannya menaiki pohon nangka teman temanku malah mengacungkan ibu jari mereka,okay aku memang sudah jago soal bolos membolos tapi tidak perlu diberi jempol juga.
"Okay gue tau gue emang jago,a--
"Tas siapa ini?"
Suara itu,dan saat aku kembali melirik kearah teman temanku mereka sudah menghilang dan untuk kesekian kalinya mereka meninggalkanku dalam masalah.
"Ini tas kamu?"ulangnya
"Iya itu tas gue!"jawabku malas kemudian mengambil tasku dari tangannya
"Yang sopan!"tekannya
Dengan tajam aku menatap tepat dimanik matanya.
"Maaf"ketusku hendak berlalu namun sial dia malah memegang lenganku
"Kamu mau bolos dengan naik pohon ini?"
"Lo udah liat tadi!"
"Itu yang terakhir,mulai besok kamu gak bakalan nemuin pohon ini lagi!dan sekarang kamu tau apa yang bakal aku lakuin?"ucapnya membuatku melengos pasrah
"Kenzo,please buat hari ini bebasin gu--
"Aku-kamu sayang!"tekannya dengan tatapan yang benar benar membuatku takut
"Okay,Kenzo please lepasin aku buat hari ini!"mohonku yang sudah lelah menjalani hukuman dan jika jadi,ini adalah hukuman ketiga dalam satu minggu ini.
Kenzo memegang pinggangku dan mengecup keningku singkat,"Hukuman tetap berjalan!ini sekolah bukan rumah sayang!"ucapnya kemudian membawaku yang sudah pasrah
Lingga menuntunku dan membawaku tepat didepan tiang bendera.
"Mau ngapain disini?"tanyaku heran
"Kamu diem disini,sampai bel pulang!"jawabnya dengan santai membuatku geram,pacar macam apa dia.
"Zo cape ih panas.."rengeku,okay itu menjijikan tapi Kenzo suka jika aku seperti itu
"Bukannya aku gak mau tapi aku gak bisa,Bu Tina sendiri yang nyuruh aku buat mergokin kamu sama teman teman kamu yang mau bolos dan syukurnya masih terlihat kamera CC TV jadi aku masih bisa nemuin kamu!"ucapnya kemudian berjalan kepinggir lapang yang masih bisa terbilang teduh
Satu yang belum aku beri tau,bahwa Kenzo adalah seorang Ketua Osis disekolahku,dan dia diberi hak untuk menghukumku atau membiarkanku bebas.
Aku meliriknya sekilas dan dia hanya menampakam senyumannya,dengan kesal aku langsung mendelikan mataku.
Tiba tiba saja aku melihatnya berjalan kearahku dengan jaket yang sudah berada ditangannya.
"Udah beres ya Zo?"tebaku dengan semangat
"Kamu udah denger bel belum?belumkan!"ucapnya
"Tega kamu,eh Kenzo ngapain sih!"kagetku saat Kenzo mengikatkan jaketnya dipinggangku
"Rok kamu robek,aku gak suka kamu kayak gini!"ucapnya yang yatuhan kemana kau ambil nada bicaranya
Aku hanya diam sembari menunggu Bel pulang ditengah lapang,dan dear teman temanku yang sudah tega meninggalkanku,awas saja kalian.
Sudah 10 menit aku berdiri dilapangan dan Bel pulang belum juga berbunyi,bukan itu masalahnya tapi perutku,asam lambungku mulai naik dan aku mulai merasakan mual.
"Euuu.."sengaja aku membuat sendawa agar gas yang ada diperutku sedikit keluar
"Kenzo udahan yah,aku cape!"ucapku meminta berhenti tapi Kenzo malah asik bermain dengan ponselnya
"Kenzo!"
"Zo!"
"Kenzoooo!"
"Heh kampret oy gue capeee!"kesalku yang akhirnya keceplosan tapi itu berhasil membuat Kenzo menatap kearahku
"Nama aku Kenzo,bukan kampret sayang!"sahutnya yang isinya hanya meralat namanya saja
Aku kembali terdiam,hingga akhirnya aku benar benar tidak kuat perutku rasanya tidak enak sekali.
Dengan memegangi perut,perlahan aku mulai mendudukan tubuhku diatas lapangan,persetan dengan jaket Kenzo yang kududuki.
"Euuu..!"sendawaku lagi
Kenzo yang melihat posisiku sudah terduduk langsung berjalan mendekat kearahku dengan terburu buru,terdengar dari derap langkahnya.
"Nara hey kamu kenapa?"tanyanya yang terlihat begitu mengkhawatirkanku
"Mual Zo!jawabku kemudian dengan sekali angkat Kenzo berhasil membawaku kedalam gendongannya dan membawaku pergi dari lapangan
"Kenzo,Keynara kenapa?"tanya seorang guru yang tak sengaja berpapasan dengan kami
"Nara gak papa Bu,saya permisi pamit pulang!"
"Tapi belum--
"Untuk kali ini saya tidak perduli Bu,saya permisi!"ucap Kenzo yang membuatku sedikit senang,apa dia melanggar peraturan sekolah demi aku?jawabannya iya aku yakin itu
Entah kekuatan apa yang Kenzo miliki hingga bisa dengan cepat sampai diparkiran dengan aku yang berada dalam gendongannya,okay kali ini aku memujinya.
Kenzo mendudukanku didalam mobil,kemudian disusul olehnya yang duduk didepan kemudi.
"Kita kerumah sakit yah!"ucapnya menggenggam lenganku kemudian mulai menyalakan mobilnya dan berlalu meninggalkan pekarangan sekolah.
"Gak usah gue ga--
"Udah berapa kali aku bilang,panggil aku-kamu yaang,apa susahnya sih!"sanggah Lingga yang sepertinya sudah geram dengan kosa kata itu.
"Aku gak papa Zo,kita pulang aja!Perut aku cuma mual dikit doang kok tapi kalo udah diisi pasti baik lagi!"ulangku berucap
Kenzo mengusap kepalaku,"Maaf yah udah buat kamu sakit!"ucapnya kemudia meraih tanganku dan mengecupnya dalam
Ingin sekali aku menarik tanganku,tapi aku terlalu takut untuk melakukan itu.Seorang Keynara memang keras kepala tapi jika menghadapi kemarahan Kenzo lebih baik aku dijemur dilapangan hingga bel pulang.
Kenzo memarkiran mobilnya disalah satu restaurant yang cukup terkenal,dan untuk informasi kalian restaurant ini milik dari orang tua Kenzo yang notabennya seorang pengusaha terkenal dikalangan pebisnis.
Dengan posesif Kenzo merangkul pinggangku dan dengan senang hati membawakan tasku yang berwarna pink itu.
"Kamu duduk disini,panggil pelayannya dan pesan makanan apapun yang kamu mau!asal jangan yang pedas sama asem okay!aku mau kebelekang dulu bentar!"ucapnya mengusap kepalaku dengan sayang dan berlalu dari hadapanku
Dengan semangat aku memanggil seorang pelayan dan memesan,cheescake,jus alpukat,dan jurus andalanku yaitu ice cream.
Cukup lama Kenzo tidak kembali dan itu membuatku was was apalagi saat pesananku sudah jadi,aku takut jika Kenzo pulang dan aku yang harus membayar semua yang aku pesan.Lupakan saja itu hanya pikiran negatifku.
"Ini pesananya Ba!"
"Eh iya makasih yah!"balasku dan langsung saja menyantap cheescake favoriteku ini.
"Maaf yah lama"ucap Kenzo kemudian duduk tepat dihadapanku
Aku hanya menganggukan kepalaku mengiyakan.
Kenzo menahan tanganku yang hendak menyuapkan satu sendok es krim kedalam mulutku.
"Ganggu banget sih"kesalku
Kenzo menyipitkan matanya,"Katanya perut kamu mual,harusnya kamu beli makanan karbo,bukan es kayak gini!"ucapnya membuatku memperlihatkan cengiran khasku
"Aku--
"Mba!"panggil Kenzo pada seorang pelayan
"Iya mas ada yang bisa saya bantu?"tanya pelayan tersebut
"Saya pesan nasi sama lauknya ayam bakar aja,makasih mba!"jawab Kenzo
Pelayan tersebut berlalu untuk menyiapkan pesanan Kenzo yang pastinya itu untuku.
"Zo aku udah kenyang tadi udah makan cheescake sa--
"Tapi kamu belum makan nasi,perut kamu bisa sakit!"potong Kenzo
"Yaudah aku makan es--
"Jangan!"
"Tap--
"Aku bilang jangan ya jangan,perut kamu belum diisi nasi yaang sekali aja kamu nurut sama aku!"ucapnya membuatku semakin tak habis pikir
Aku berdiri dari duduku dan menatapnya sengit,"Cukup Zo,tiap kali aku cape taugak,kamu ngomong kayak gitu seakan akan aku selalu ngebantah kamu,padahal kapan aku lakuin itu?heuh?gak pernah!"kesalku yang akhirnya aku keluarkan juga
"Kamu marah sama aku karena perhatian aku buat kamu?gak etis tau gak"sahut Kenzo membuatku semakin ingin mencakar wajahnya
"Perhatian yang kayak gimana Zo?kamu itu bukan perhatian tapi nyiksa aku,kamu selalu ngelarang aku buat nge--
"Ngelakuin hal yang gak baik buat kamu!harusnya kamu paham itu,aku sayang sama kamu dan semua yang aku lakuin semata mata buat kebaikan kamu!"potong Kenzo membuatku lelah
Dengan masih terduduk Kenzo menatapku dengan lembut,"Aku sayang kamu,aku gak mau kenapa napa yaang,tolong kamu ngertiin aku berhenti buat aku khawatir Nar!"ucap Kenzo yang terdengar tulus dengan tatapan yang teduh
"Aku--
"Nara?"panggil seseorang membuatku berbalik dan
BRUGH!
"Gue Alka dan gue kangen banget sama Lo Nar!"ucapnya membuatku terdiam mematung
Dengan refleks aku membalas pelukannya,"Gue jug---eeehhh"balasku terpotong karena Kenzo menarik pinggangku dan membawaku disampingnya
Aku menatap wajah Kenzo yang sudah terlihat merah menahan amarah.Dengan perlahan aku memegang lengannya.
"Zo dia sodara aku,dia--
"Simpan penjelasanmu sayang!"potong Kenzo kemudian berjalan mendekati Alka yang masih terlihat bingung
BUGH!satu pukulan mendarat tepat diwajah Alka sodara jauhku,dengan segera aku menarik Kenzo disaat Alka akan membalas pukulannya.
Dengan cepat aku menariknya keluar dari sana dan menyuruhnya untuk masuk kedalam mobil.
"Kamu gila taugak!"ucapku menatap Kenzo yang masih terlihat emosi
"Aku gak perduli!"
"Harusnya kamu gak mukul Alka tadi!"
"Aku.gak.perduli!"tekannya
"Malu maluin tau gak!"satu kalimat yang membuat Kenzo menatapku tak suka
"Malu maluin?KAMU YANG MALU MALUIN,KAMU PELUKAN SAMA COWOK LAIN DIDEPAN PACAR KAMU SENDIRI NAR,KAMU UDAH GAK NGEHARGAIN AKU,aku tau kamu emang kepaksa jadi pacar aku,tapi aku mohon Nar terima kehadiran aku dan lihat sisi baik aku supaya kamu jatuh cinta sama aku dan gak pernah selingkuhin aku"ucapnya dengan sedikit membentak namun diakhiri dengan sebuah lirihan
Jujur mendengarnya aku merasa kasihan dan bersalah,apa aku mulai jatuh hati padanya,jika tidak lalu kenapa aku merasa tidak suka jika Kenzo bilang bahwa aku menyelingkuhunya.
Dengan tertunduk,"aku selingkuh"ucapku membuat Kenzo terkekeh miris
"Aku cinta sama kamu,aku sayang sama kamu,aku mohong jangan tinggalin aku dengan segala kekuranganku Nar aku mohon!"lirihnya dengan menundukan kepala pada stir mobil membuat hatiku terasa nyeri
Aku menggeser duduku semakin mendekat kearahnya,dipeluknya erat dengan harapan bahwa pelukanku bisa membuatnya menjadi lebih baik.
"Aku gak selingkuh,Alka sodara aku Zo"ucapku dengan mengusap usap lengannya yang tengah mencengkram stir dengan kuat.
Perlahan ia melepaskan cengkramannya dan meraih tanganku.
"Janji sama aku jangan tinggalin aku,aku gak mau kehilangan kamu!"lirihnya menatapku dalam
Aku benar benar tidak bisa menjawab permintaanya itu,"Aku--aku akan berusaha,tapi dengan kamu tidak bersikap berlebihan mungkin aku bakalan betah sama kamu jadi jangan kebanyakan aturan bisa bisa aku pergi kayak aku bolos dari sekolah!"ucapku dengan menaik turunkan alisku
"Kalo kayak gitu berarti kamu gak bakalan bisa pergi dari aku,karena bolos dari sekolahpun kamu selalu gagal dan aku yang membuat semua rencana kamu gagal,dan kalopun kamu bolos yah berarti kamu bolos bareng aku,kayak sekarang,dengan alasan kalo kamu mual"sahut Kenzo menarik hidung mancungku
"Iih sakit Zo,dan ya aku itu gak bohong perut aku emang mual kok wlee!"balasku menjulurkan lidah
Kenzo membawaku kedalam pelukannya,"I love you!"bisiknya seraya memeluku
Aku mengangguk paham,"and i'll try to love you too!"balasku membuatnya semakin erat memeluku
Itulah kisah singkatku,tentang keputusan akhirku yang tadinya ingin pergi dan menyerah begitu saja kini berubah menjadi sebuah perjuangan untuk seseorang yang memiliki cinta yang begitu tulus dan dalam.Aku Keynara kekasih dari Seorang Kenzo sang ketua osis dengan segala sikap protective,possessive dan aturan aturanya.

Monday, April 2, 2018

Ujian Praktek kelas XIips2

1.Berita Terupdate

Siap tampil di Ellen Show Clarice akan menjadi penerus Justin Bieber?
 Penyanyi muda belia Clarice Darmoko berencana untuk tampil di sebuah acara talkshow favorit Amerika, Ellen Show. Clarice pun saat ini sedang melakukan persiapan yang matang. Ellen Show sendiri merupakan acara televisi yang mengangkat nama artis sebelum terkenal, salah satunya adalah Justin Bieber. 
"Kalau jadi, aku mau tampil dan dipanggil ke Ellen Show. Kebetulan, Papi punya teman yang bisa bantu. Kalau jadi nanti di Ellen Show bisa bertemu dengan artis-artis lainnya," ujar Clarice saat ditemui di peluncuran singlenya Don't Worry Sahabatku di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu (1/4/2018).
Rencana untuk tampil di Ellen Show pun dilakukan pada pertengahan tahun ini. Saat ini, gadis kelas 6 Sekolah Dasar ini pun sedang berlatih keras untuk menghafal beberapa lagu.
"Persiapannya sudah pasti latihan dengan baik. Aku juga manggung off air di beberapa tempat. Yang pasti harus siap jika memang nanti jadi," ujar ClariceSalah satu persiapan yang sudah dijalani Clarice adalah mengeluarkan single terbaru berjudul Don't Worry Sahabatku. Clarice pun mengaku senang karena dirinya mendapatkan dukungan dari teman-temannya di Surabaya. 
"Lagu ini berisi tentang persahabatan. Kita itu setiap hari dalam bersahabat ada senang dan tidak senangnya. Intinya, tiap hari harus tetap jangan menyerah, dan terus tersenyum," ujar Clarice.


2.Cita-cita yang ingin dicapai setelah lulus SMA yang merupakan salah satu tujuan jangka pendek saya yaitu,saya ingin bisa melanjutkan studi saya disalah satu universitas yang saya impikan,untuk menjadi salah satu batu loncatan saya dalam menggapai cita cita yang sedari dulu saya targetkan dan saya jadikan purpose of my life

3.Kelebihan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

1.Lebih menghemat anggaran
Seperti yang kita ketahui pelaksanaan ujian nasional secara manual membutuhkan biaya yang tidak sedikit, penggunaan anggaran tersebut mulai dari percetakan soal ujian nasional, pendistribusian ujian nasional yang membutuhkan dana yang lumayan besar. Dengan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer notabene membuat anggaran yang selama ini digunakan untuk mencetak soal dan distribusi soal bisa dialihkan dan dimaksimalkan disektor pendidikan lain Seperti pengadaan beasiswa, kelengkapan sarana dan prasarana.

2. Keterlambatan soal UN bisa diminalisir
Belajar dari kejadian sebelumnya dalam pelaksanaan UN terkadang terjadi keterlambatan berkas soal UN yang menyebabkan jadwal ujian harus diundur. Daerah yang riskan mengalami masalah tersebut adalah daerah yang ada di pedalaman yang sulit untuk diakses. Namun jika menerapkan UNBK maka kejadian seperi itu akan sangat kecil bisa terjadi karena soal bisa diakses secara online.

3. Meminimalisir kecurangan saat ujian
Kecurangan yang kadang dilakukan saat ujian oleh sebagian siswa adalah kebiasaan mencontek pekerjaan temannya. Dengan penerapan sistem ujian nasional berbasis komputer membuat hal tersebut sulit untuk dilakukan karena menurut informasi soal ujian nasional diacak, jadi antara satu komputer dengan komputer yang lain soal pada nomor yang sama berbeda. Hal ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi peserta ujian nasional untuk belajar karena mereka tidak bisa lagi berharap banyak kepada teman-temannya namun dia harus mengandalkan kemampuannya sendiri.

4. Lebih memudahkan siswa
Dalam segi kemudahan bisa dikatakan ujian nasional berbasis komputer lebih memudahkan siswa ketimbang ujian nasional secara manual/konvensional. Kemudahan tersebut seperti siswa tidak repot lagi mengisi biodata menggunakan pensil yang harus dilakukan dengan ketelitian dan kesabaran, selain itu potensi kerusakan lembar jawaban dengan menggunakan pensil sudah tidak menjadi persoalan lagi karena jika menggunakan komputer siswa hanya menggunakan mouse sebagai navigasi untuk memilih jawaban benar.

5. Hasil ujian bisa diketahui dengan cepat
Tidak seperti ujian nasional secara manual yang membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui hasil ujian. Ujian nasional berbasis komputer justru sebaliknya, waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil ujian terbilang hanya sebentar karena menerapkan jaringan internet yang terkoneksi dengan server pusat jadi tidak seperti ujian manual yang mesti mengirim berkas ujian dulu ke pusat untuk diperiksa.

Monday, February 26, 2018

Nama:Dita Juwita
Kelas:XI ips 2
TTL:Garut,22 Juli 2000
Hobi:Membaca buku Fiksi dan Mengarang beberapa tulisan yang berasal dari sebuah khayalan yang datang ketika kesepian mulai menjalar
Sekolah:SMA N 13 Garut
Alamat:Kp.Kudang,kecamatan limbangan timur